Penggunaan Aromaterapi Jahe Pada Ibu Hamil Trimester I Untuk Mengatasi Emesis Gravidarum
Abstract
Abstrak
Kehamilan merupakan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterin mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan (Kurnia, 2019). WHO tahun 2013 juga mencatat jumlah kejadian emesis gravidarum mencapai 12,5% dari seluruh jumlah kehamilan di dunia, sedangkan kejadian hiperemesis gravidarum antara 0,3- 3,2% dari seluruh jumlah kehamilan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Jahe Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Puskesmas III Denpasar Utara. Jenis Penelitian ini adalah Pre-Eksperimental dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design dengan cara melibatkan satu kelompok subjek. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas III Denpasar Utara untuk tempat perlakuan bulan Januari 2022-April 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester I yang melakukan kunjungan anc di wilayah Puskesmas III Denpasar Utara yang mengalami emesis gravidarum dengan jumlah populasi dalam 3 bulan dari bulan juli sampai September yaitu 30 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan Kuesioner Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE)-24. Hasil analisis bivariate menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh negative rank 23 yang artinya terdapat penurunan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I setelah diberika aromaterapi jahe sebanyak 30 orang, diperoleh nilai p-value = 0,000 < α (0,05), Maka H0 ditolak. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut didapatkan data sebelum diberikan aromaterapi jahe yaitu 17 (56.7%0 responden memiliki tingkat emesis gravidarum ringan dan 13 (43.3%) responden memiliki tingkat emesis gravidarum sedang, setelah di berikan aromaterapi jahe yaitu 10 (33.3) responden memiliki tingkat emesis gravidarum tidak mual muntah dan 20 (66.7%) responden memiliki tingkat emesis gravidarum ringan. Berdasarkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aromaterapi jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di puskesmas III Denpasar Utara.
Kata kunci: Ibu Hamil, Emesis Gravidarum, Aromaterapi Jahe
References
[2]. Wiulin Setiowati dan Nor Aida Arianti. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon (Citrus Lemon) Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Darul Azhar, Vol 7 No 1 (2017). 77-82.
[3] Fitria, A., Prawita, A. A., & Yana, S. Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum Trimester I. Jurnal Bidan Cerdas, Vol 3 No 3. (2021), 96–102.
[4] Wirda, Ernawati, Oktiviana,D, Suardi, Nofia, Pengaruh Pemberian Aromaterapi Jahe Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Wilayah Kerja Puskesmas Mangarabombang Kabupaten Takalar.” Journal of Islamic Nursing Vol 5 No 2. (2020).
[5] Santi, D. S. Pengaruh Aromaterapi Blended Peppermint dan Ginger Oil terhadap Rasa Mual pada Ibu Hamil Trimester Satu di Puskesmas Rengel Kabupaten Tuban. Jurnal Sains Medika, Vol 5 No 2. (2013). 52–55.
[6] Sari, A., Ulfa, I. M., & Daulay, R. “Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Bogor. (2015) IN MEDIA.
[7] Farida. Pengaruh Minuman Jahe Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, (2019). 23–32.
[8] Purboningsih, T. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ANC (Antenatal Care) Terhadap Perilaku Kunjungan ANC. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (2014).
[9] Pramesti, Novianindi Arrin, Surtikanti Surtikanti, dan Dinarwulan Puspita. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Jahe Terhadap Mual Muntah (Emesis) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1. (2020). 21–32.
[10] Suciani,W, N. Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Pelaksanaan Antenatal Care Di puskesmas Dawe Kabupaten Kudus. Prosiding HEFA, (2018). hlm 291–297.
[11] Febriani, F. D. (2020). Pemberian Aromaterapi Ginger Oil Terhadap Frekuensi Mual. Jurnal Keperawatan Volume 12 No 1, Hal 41 - 46, Maret 2020.
[12] Haridawati. (2020). Pengaruh Jahe (Zingiber Officinale) Hangat Dalam Mengurangi Emesis Gravidarum Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Journal Of Midwifery Sciences.
[13] Utama, Yetri Karunia. (2020). Hubungan Paritas Dengan Kejadian Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2020. Bengkulu : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
About the Journal